Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Doa ketika masuk suatu kampung yang baru

" Allahumma robbassamawaatis sab'i wa ma adhzlalna, wa robbal ardhiinas sab'i wa ma aqlalna, wa robbasy syayaathiina wa maa adhlalna, wa robbar riyaahi wa maa dzaroina, asaluka khoiro hadzihil qoryati wa khoiro ahlihaa, wa a 'udzubikq min syarrihaa, wa syarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa " Ya Allah, Rabb langit yang tujuh dan apa yang dinaunginya. Rabb bumi yang tujuh dan apa yang ada padanya. Rabb syetan syetan, dan apa yang mereka sesatkan. Rabb angin dan apa yang ia tebarkan. Aku mohon pada Mu kebaikan kampung ini dan kebaikan penduduknya. Dan aku berlindung kepada Mu dari keburukannya dan keburukan penduduknya serta keburukan yang ada padanya. [Hr. Ibnu As Sunni, Amalul Yaum wa Al Laihah, hal 197, Ibnu Hibban, no 2377, dan Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Sementara Al Hafizh dalam kitab Al Amali Al Adzkar menggolongkan nya sebagai hadits hasan] Referensi: Al Jauziyah, Ibnul Qayyim. 2006. Zadul Ma'ad. Jakarta: Griya Ilmu.

Shalat bakdiyah jumat, 2 atau 4

Syaikh kami, Abu Al-Abbas Ibnu Taimiyah berkata, "apabila seseorang mengerjakannya di masjid maka hendaklah ia shalat empat rekaat, dan jika ia mengerjakannya di rumahnya, maka hendaklah ia shalat dua rakaat." Aku (Ibnul Qayyim) katakan, demikianlah yang diindikasikan oleh hadits-hadits. Abu Dawud menyebutkan dari Ibnu Umar bahwa apabila beliau mengerjakannya di masjid, maka beliau shalat empat rakaat. Dan apabila di rumahnya maka, dikerjakannya dua rekaat (tercantum dalam HR. Abu Dawud, no 1130, Kitab Ash-Sholah, Bab Ash-Sholah Ba'da Al-Jumu'ah. Dananya kuat (valid)). Referensi: Al-Jauziyah, Ibnul Qoyyim. 2006. Zadul Ma'ad. Jakarta: Griya Ilmu.