Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Baca Al-Qur'an, Ta'awudz, Baguskan Bacaan

Alternatif bacaan taawudz Yang paling sering dibaca adalah 'A'uudzu billaahi minasy syaithoonir rojiim' Alternatif yang dari riwayat yang hasan ada juga lho. Allhumma innii a'udzubika minasy syaithoonir rojiim, min hamzih, wa nafkhih, wa naftsih. 'Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan terkutuk, dari godaannya, dari hembusannya, dan dari bisikannya.' Membaguskan bacaan Al-Qur'an Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senang mendengarkan bacaan Al Qur'an dari orang lain, bahkan mata beliau terkadang sampai berkaca-kaca, seperti yang terjadi pada saat yang membaca Al-Qur'an adalah Ibnu Mas'ud. [Hr Al Bukhori 9/81 kitab Fadhail Qur'an]. Beliau juga pernah mendengar Abu Musa Al-Asy'ari yang indah seakan-akan seperti seruling Daud, dan Abu Musa Al-Asy'ari tidak mengetahui. [Hr Bukhori 99/81 dan Muslim 793] Bacaan Al Qur'an itu dianjurkan untuk dibaca dengan dilagukan dan suara yang diperbagus. S...

Sholat Jama' di Awal atau di Akhir

Tentang jama', di awal atau di akhir... diriwayatkan oleh ABU dAWUD, Maukah aku beritatahukan tentang shalat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam saat safar? Biasanya apabila matahari tergelincir dan beliau di tempatnya, maka beliau mengumpulkan antara Zhuhur dan Ashar pada saat matahri tergelincir. Dan bila berangkat sebelum matahari tergelincir, beliau mengakhirkan Zhuhur hingga mengumpulkannya dengan shalat Ashar di waktu Ashar. Perawi berkata , aku kira beliau mengatakan tentang Maghrib dan Isya' sama seperti itu.' jadi boleh di awal dan di akhir... Tentang alasan sholat jama' Ibnul Qoyyim berkata, bahwa bukan termasuk petunjuk Nabi mengumpulkan shalat saat singgah di suatu tempat. Namun, beliau mengumpulkan shalat jika terburu-buru dalam perjalan dan bila hendak berjalan sesudah shalat. Imamm Abu Hanifah, jama' itu tidak berkaitan dengan safar hanya arafah Imam Malik dan Ahmad, jama' itu safar, boleh bagi warga Makkah ketika di Arafah. Imam Asy Syafi'...

Apakah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam mengerjakan shalat sunnah saat shafar?

Jawaban Ibnul Qoyyim... beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mencukupkan sholat fardhu saja ketika safar. Beliau hanya mengerjakan sholat witir dan sunat shubuh. hadits riwayat bukhori yang menyatakan bahwa Ibnu Umar tidak melihat Nabi sholat sunat saat safar. Sholat sunat yang dimaksud di sini adalah shalat sunat rawatib. Imam syafi'i juga menyatakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga melakukan shalat sunat di malam hari berdasarkan Hr Bukhori. Ini adalah shalat lail. ada sebuah logika yang bagus, bahwashalat empat rekaat dijadikan dua rakaat sebagai keringanan bagi musafir. Lalu, bagaimana dijadikan untuknya sunat rawatib yang senantiasa dikerjakan sementara fardhu saja diringankan menjadi dua rekaat. ibnu Umar berkata, 'sekiranya aku mengerjakan shalat sunat niscaya aku akan mengerjakan -shalat fardu- secara utuh -empat rekaat-. lain lain -  hadits riwayat tirmidzi yang menyatakan bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan shala...

Meringkas Shalat karena Safar Boleh Ga?

'tidak mengapa bagi kamu meringkas shalat jika kamu takut diberi cobaan oleh orang-orang kafir.' jika melihat ayat ini, maka kita bisa berpemahaman bahwa shalat yang diringkas atau qashar bisa dilakukan jika dalam ketakutan. Lalu bagaimana saat safar... Safar bisa dikategorikan menjadi dua keadaan safar, safar dalam keadaan takut dan aman, 1. 'Aisyah dan Ibnu Abbas sependapat untuk yang paham pertama 2. berbeda pendapat untuk yang kedua. Usman bin Affan dan 'Aisyah radhiyallahu 'anhuma berpendapat bahwa ketika safar salat tetap dilakukan utuh. [HR Bukhori, Muslim] Pendapat Aisyah dilandasi ta'wil ayat 'tidak mengapa bagi kamu meringkas shalat jika kamu takut diberi cobaan oleh orang-orang kafir.' bahwa syarat qashar dilakukan adalah adanya rasa takut pada saat safar. Akibatnya, jika tidak ada rasa takut, maka hilang pula keringanan untuk salat qashar, Bantahan dari Ibnul Qoyyum, takwilan ini dapat disangkal berdasarkan pertanyaan Umar radhiyallahu 'a...